Cara Menentukan Nilai Premi Asuransi Jiwa yang Ideal untuk Dibeli

Semakin banyak orang yang memutuskan untuk membeli asuransi jiwa. Salah satu produk perlindungan yang memang dibutuhkan untuk persiapan masa depan, mengantisipasi kondisi yang tidak diinginkan seperti kematian. Pada dasarnya asuransi jiwa ini sendiri jenisnya ada sangat banyak, dimana setiap jenis tersebut menawarkan manfaat yang berbeda-beda. Begitu juga untuk harga premi asuransi jiwa tersebut yang nilainya juga berbeda, karena memang ada yang murah serta mahal.

Pahami dulu kebutuhan Anda sehingga nantinya tidak salah dalam menjatuhkan pilihan. Jika dilihat di Indonesia sendiri semakin kesini ada kian banyak diantara perusahaan yang menerbitkannya. Baik itu yang berasal dari BUMN maupun swasta. Sehingga semakin banyak pilihan juga untuk masyarakat. Tak perlu ragu membelinya sedini mungkin selagi masih muda, karena justru memungkinkan Anda untuk mendapatkan premi dengan harga yang jauh lebih terjangkau.

Jika berbicara mengenai premi asuransi jiwa ini sendiri, maka nilainya memang sangat bervariatif, baik itu yang murah maupun yang mahal. Namun sebenarnya bagaimana cara untuk menentukan berapa besarnya nilai premi ideal yang harus Anda bayarkan atau keluarkan, sehingga nantinya juga tidak akan rugi setelah membelinya, yaitu:

  1. Evaluasi kondisi keuangan, penting sekali sebelum membeli produk asuransi apapun jenisnya, maka Anda harus mengevaluasi kondisi keuangan terlebih dahulu. Hal ini dilakukan memang bukan tanpa tujuan, semata-mata untuk mengetahui berapa kira-kira jumlah keuangan yang dimiliki saat ini, caranya adalah dengan menghitung semua income, kemudian dikurangi dengan jumlah kebutuhan rumah tangga Anda. Maka nantinya akan ditemukan berapa selisih yang Anda miliki bukan.
  2. Jangan sampai asuransi mengambil lebih dari 30 persen porsi keuangan Anda, tentunya produk asuransi yang Anda miliki tak sekedar asuransi jiwa saja bukan, melainkan juga ada asuransi kesehatan, asuransi pendidikan dan sejenisnya. untuk mengetahui berapa premi paling ideal yang harus dibayarkan, hendaknya jumlah secara keseluruhan taj lebih dari 30 persen nilai keuangan, sehingga tidak mengganggu kebutuhan rumah tangga yang lainnya.
  3. Proyeksikan kebutuhan di masa depan, banyak orang yang asal dalam memilih premi asuransi, begitu juga dengan nilai pertanggungjawaban di masa depan, tanpa melakukan proyeksi terlebih dahulu kira-kira tingkat kebutuhan di masa depan akan sebanyak apa, sehingga tak jarang uang pertanggungan yang diterima juga kurang. Hal ini penting untuk dilakukan sehingga Anda juga bisa mendapatkan nilai pertanggujawaban dari perusahaan yang ideal, jadi bisa dipakai untuk melanjutkan hidup keluarga di rumah bukan.
  4. Ketahui apa saja manfaat yang didapatkan, apakah premi yang dibayarkan tersebut sudah sesuai dengan manfaat yang Anda terima ketika menggunakan produknya. Hal ini penting dilakukan agar nantinya tidak merasa rugi, sudah bayar uang premi mahal namun ternyata tidak mendapatkan manfaat yang diinginkan. Beberapa jenis produk asuransi jiwa ini memang punya premi yang lebih mahal, sebut saja diantaranya adalah unit link maupun asuransi jiwa dwiguna karena manfaat yang diberikan ganda.

Memilih premi asuransi jiwa yang ideal ini penting, sehingga kedepannya tak ada istilah pembayaran jatuh tempo atau tak mampu melanjutkan pembayaran produk tersebut. sangat sayang bukan sudah mahal-mahal membelinya namun ternyata tidak mendapatkan manfaat secara optimal karena polis dinonaktifkan.

Pastikan Anda membeli lewat perusahaan penerbit yang tepat juga agar tidak kecewa, seperti diantaranya adalah I Love Life dari Astra yang sudah terbukti aman. Cek informasi selengkapnya di https://ilovelife.co.id/products/product-life/801